Asuransi Perjalanan, Butuh atau Tidak?

0
14

Asuransi perjalanan, butuh atau tidak? Pertanyaan ini akan selalu muncul ketika kamu punya rencana travelling. Pikirkan baik-baik jawabannya, apalagi jika bepergian mengajak orang tua dan anak-anak.

Liburan yang aman dan nyaman tentu jadi impian semua wisatawan, tak terkecuali wisatawan Indonesia. Tidak heran, sebelum hari H, akomodasi sudah dipesan. Selain itu, tiket transportasi dan hotel dipilih yang dapat menjamin rasa aman juga nyaman.

Tetapi, kebanyakan wisatawan khususnya dari Indonesia, baru lima persen saja yang membeli asuransi perjalanan. Mereka menganggap, asuransi perjalanan tidak terlalu dibutuhkan. Lagi pula, jika tidak terpakai akan hangus.

Padahal bagi mereka yang ingin travelling baik di dalam atau di luar negeri, asuransi perjalanan bisa saja sangat dibutuhkan. Contohnya, mereka yang berusia sekitar 65 tahun ke atas. Seperti yang diceritakan oleh Arsyad Syauqi, perawat asal Indonesia yang bertugas di salah satu rumah sakit di Sapporo, Jepang dalam sebuah group facebook Backpacker International.

Dia mengungkapkan, saat dirinya sedang bekerja datanglah seorang pasien berusia 70 tahun dengan keluhan muntah darah. Setelah dilakukan pemeriksaan (meliputi endoskopi saluran cerna, CT scan, Laborat darah, dan lainnya), akhirnya ditemukan adanya pecah pembuluh darah yang membesar di daerah kerongkongan (esofagus).

Untuk semua tindakan tersebut, pasien dan keluarganya harus membayar 821.000 yen. Jika dalam rupiah sekitar Rp 110.000.000. Sementara mereka tidak memiliki jaminan atau asuransi perjalanan.

Butuh Asuransi

Dengan situasi seperti di atas, rasanya asuransi perjalanan memang dibutuhkan. Tentu kamu tidak mau menanggung biaya ekstra di luar budget bukan?!

Saat ini sudah ada loh asuransi perjalanan ke luar negeri sekaligus asuransi kesehatan. Jaminan ini bisa digunakan ketika kamu mendadak sakit. Ada pula perusahaan asuransi yang menawarkan jaminan evakuasi medis 24 jam dalam keadaan darurat di seluruh dunia. Silakan kunjungi www.futuready.com untuk memilih asuransi yang tepat.

Hingga 1 Januari 2019, ada 400 ribu wisatawan yang berkunjung ke Borobudur

Tetapi perlu diketahui, klaim atas alasan sakit juga tidak bisa langsung disetujui. Kalau sebelum perjalanan ternyata sudah menderita sakit. Teliti sebelum membeli ya.

Tidak Butuh Asuransi

Bagi kamu yang bepergian sendirian dan sudah mempelajari secara matang destinasi wisata serta memastikan bahwa akomodasi yang dibeli memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan. Rasanya sudah tidak dibutuhkan lagi tambahan asuransi perjalanan.

Apalagi bila kamu telah berpasrah diri meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wa ta’ala bahwa perjalanan wisata akan berjalan dengan lancar hingga kembali ke rumah.

Baca juga : 5 Tahun lagi Umroh tanpa Travel Agent

Asuransi perjalanan, butuh atau tidak? itu tergantung kamu. Kamu yang menentukan. Karena yang mengerti kebutuhan selama berwisata hanya kamu sendiri. Tapi pastikan, keselamatan yang utama. Happy travelling ! cs

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here