Keamanan di jalan raya sangat menjadi priotitas kita sebagai pengendara. Keamanan disini tidak hanya menyangkut diri kita sendiri sebagai pengendara, tetapi kita juga perlu memperhatikan keamanan pengendara lainnya dan juga penumpang yang kita bawa dalam mobil kita. Meski kita sudah tau priorotas kita berkendara untuk tetap aman, tak jarang masih banyak pengemudi yang masih berperilaku kurang tepat dan kurang benar saat mengendarai kendaraannya di jalan raya. Perilaku ini bisa sangat merugikan para pengguna jalan.
Kami juga menghawatirkan hal yang sama soal keamanan berkendara. Tetapi jangan panik karena kami akan memberikan beberapa tips aman berkendara dengan didukung oleh Mobil Astra Daihatsu Ayla baru yang fiturnya juga sangat mendukung kita sebagai pengendara di jalan. Salah satu teknik yang akan Kami paparkan disini adalah teknik defense driving. Apa itu teknik defense driving? Adalah teknik yang kami sarankan kepada pengendara untuk memperhatikan dan menjaga keamanan berkendara sehingga bisa menjamin keselamatan dan keamanan pada setiap diri pengemudi dan penumpang yang dibawanya.
- Memahami Karakter Pergerakan Kendaraan
Pengemudi menjadi orang yang bertanggung jawab atas pergerakan kendaraannya, mobil bergerak atas kemauan pengendara. Pengemudi tidak hanya terbatas pemahaman karakter mobilnya hanya pada jika ingin maju maka injak gas dan ketika berhenti pijak rem. Sangat diwajibkan bagi pengendara untuk memahami karakter mobil dan pengendara lainnya ketika berpapasan di jalan. Perhatikan dinamika kendaraan itu sendiri , antara lain ketika kendaraan akan melakukan akselerasi, berbelok menikung, atau ketika akan memberhentikan kendaraan. Pemahaman ini diperlukan agar dapat memprediksi arah gerak mobil ketika mengalami keadaan seperti itu.
Misalnya, ketika pedal gas ditekan secara tiba-tiba, maka ban bisa selip dan pergerakan tidak terkontrol. Atau lagi ketika berbelok tanpa menurunkan kecepatan, maka gaya sentrifugal akan melemparkan mobil ke arah luar. Begitu juga ketika mengerem mendadak saat kecepatan tinggi, ban juga bisa selip dan mobil terlontar. Pergerakan seperti ini yang wajib dipahami agar pengemudi dapat bersiap menghadapinya.
- Tetap Jaga jarak Aman Anda dari Kendaraan Lain (di Depan atau di Belakang)
Kita perlu menjaga jarak aman untuk menghindari tabrakan, baik dari depan maupun dari belakang. Cara termudah dan biasa dilakukan oleh pengendara untuk menjaga jarak aman adalah dengan mengikuti peraturan hitung 3 detik. Memang untuk menerapkan teknik ini diperlukan jam terbang dan intuisi pengendara. Peraturan ini sangat efektif ketika pengendara berada pada kecepatan lebih dari 40 km/jam. Caranya cukup mudah, yaitu Anda perlu menghitung hitung waktu kendaraan di depan ketika melintasi sebuah benda. Jarak waktu yang ditempuh sampai Anda dapat melewati benda tersebut harus tiga detik setelah mobil di depan Anda melintasinya. Pohon atau tiang listrik bisa dijadikansebagai patokan untuk menghitung 3 detik ini.
- Tetap Waspada pada Kondisi di Sekitar Kita
Terkadang kita sebagai pengendara sudah berhati-hati tetapi pengendara di sekitar kita kurang berhati-hati dalam berkendara, inilah pentingnya untuk tetap waspada pada kondisi sekitar. Pengendara harus bisa dan terbiasa mengarahkan pandangan jauh ke depan untuk memperkirakan kecepatan kendaraan Anda serta untuk mengatur jarak aman. Pandangan yang jauh kedepan ini juga berguna untuk kita bisa memetakan kondisi jalan yang dilalui sehingga kita bisa mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi karena jalan yang banyak lubang atau rintangan lain yang ada di depan. Jangan pernah berasumsi akan pergerakan kendaraan lain, baik kendaraan di depan atau di belakang Anda. Kita sebagai pengendara yang wajib mengetahui medan di depan agar kendaraan kita melaju dengan aman dan nyaman.
- Waspada Akan Blind spot ( Titik Buta)
Kaca Spion dan cermin pada dashboard membantu pengendara untuk melihat blind spot yang tidak secara langsung dapat kita tengok. Setiap jenis mobil memiliki blind spot masing-masing, tergantung jenis mobil dan besarnya kendaraan Anda. Blind Spot atau titik buda disini berarti adalah titik dimana saat kendaraan kita sendiri dan kendaraan lain sulit untuk dijangkau oleh pandangan mata ataupun kaca spion. Terkadang untuk menutupi kurangnya fungsi spion kita sebagai pengendara perlu cek kondisi sekitar mobil setiap 5-8 detik sekali, khusunya sebelum melakukan manuver yang cukup tajam. Teknik ini juga bisa menghindarkan Anda dari mengantuk karena hanya terfokus lurus kedepan saja, contohnya ketika berkendara di jalan tol.
- Jauhkan Diri dari Distraksi
Hindari kegiatan lain yang bisa mengganggu fokus dan konsentrasi Anda saat berkendara. Tunda dahulu kegiatan penggunaan ponsel, makan dan minum, sambil mnegobrol, mengganti musik atau saluran radio, atau ketika anda mengecek maps di ponsel Anda. Lakukan hal tersebut dengan terlebih dahulu menepi sehingga Anda tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Dalam keadaan darurat pun sebaiknya hentikan kendaraan Anda dahulu di tempat yang aman.
Demikian beberapa tips untuk Anda agar bisa berkendara dengan aman dan nyaman. Fitur kendaraan juga sangat mendukung performa Anda dalam berkendara. Mobil Astra Daihatsu Ayla Terbaru selain menghadrikan desain yang elegan dan sporty juga menghadirkan fitur yang mendukung keamanan dan kenyamanan pengendara dan penumpangnya. Harga beli Mobil Astra Daihatsu Ayla Baru juga terbilang terjangkau untuk mobil LCGC dengan fitur yang cukup mumpuni ini. Semoga Tips yang kami berikan dapat bermanfaat untuk Anda.
